Situ Gunung Suspension Bridge

1988
Situ Gunung Suspension Bridge

Rasakan pengalaman yang mendebarkan sekaligus menyenangkan berjalan di atas Situ Gunung Suspension Bridge, terpanjang di Asia-Tenggara. Kemerduan suara alam berpadu dengan aroma kayu yang khas. Serta angin pegunungan yang lembut menemanimu langkah demi langkah dan membawamu ke dalam suasana hutan hujan yang menenteramkan.

Membentang sepanjang 243 meter, lebar 18 meter, dan berada di ketinggian 161 meter. Jembatan Gantung Situ Gunung memberikanmu pengalaman yang tak terlupakan dalam menyeberangi jembatan di tengah hutan.

Tidak perlu repot-repot trekking selama berjam-jam untuk menuju ke Curug Sawer, dengan menyeberangi jembatan, kamu bisa menghemat energi dan waktumu. Sebelum memasuki gerbang, pengunjung akan dipasangi dengan sabuk pengaman. Berfungsi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi di atas jembatan, jadi kamu dapat menyeberangi jembatan dengan aman dan nyaman.

Tentang Jembatan Gantung Situ Gunung

Jembatan ini berlokasi di Taman Wisata Alam Situ Gunung, Sukabumi – Jawa Barat. Telah menjadi salah satu tempat tujuan wisata selama bertahun-tahun dan merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Foto: Proses pembangunan Situ Gunung Suspension Bridge

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 24.270,80 Ha secara administratif berada di tiga kabupaten yaitu Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Taman nasional ini merupakan salah satu dari 5 (lima) taman nasional pertama di Indonesia. Hal itu diumumkan oleh Menteri Pertanian pada 6 Maret 1980. Sebelum ditetapkan sebagai TNGGP, kelompok hutan tersebut ditetapkan sebagai zona inti Cagar Biosfer Cibodas oleh UNESCO pada Tahun 1977.

Kawasan TNGGP memiliki banyak keindahan alam yang berpotensi menjadi objek wisata alam. Diantaranya berupa air terjun, air panas, gua, jalur pendakian, dan danau. Salah satu dari keindahan-keindahan tersebut adalah Kawasan Situgunung.

Jembatan Gantung Situgunung pertama kali dibangun di pertengahan tahun 2017. Proses pembangunan jembatan dilakukan secara manual dengan melibatkan warga lokal dan tenaga ahli dari Bandung. Meskipun tidak menggunakan alat berat, pembangunan jembatan ini selesai dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun. Lebih tepatnya selama 4 bulan. Untuk keselamatan dan kenyamanan, selama pembangunan, dilakukan pendampingan teknis dari Puslitbang Jalan dan Jembatan – Kementerian PUPR.

See also  Glamping Bungbuay Deluxe

Peresmian Jembatan Gantung Situ Gunung

Tanggal 9 Maret 2019, tepatnya di hari Sabtu. Situgunung Suspension Bridge diresmikan oleh Menko Bidang Kemaritiman yaitu Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dengan acara pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.

Foto: Grand Opening Situ Gunung Suspension Bridge

Acara Grand Opening ini dihadiri dan disaksikan oleh para tamu undangan. Di antaranya media, komunitas, pelaku bisnis yang bergerak di bidang pariwisata, dan para tokoh masyarakat. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh para pejabat. Di antaranya Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bupati Kabupaten Sukabumi Bapak Marwan Hamami, Kementrian Bidang Kemaritiman, serta Dirjen KSDAE. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan suguhan pertunjukan seni budaya tradisional yang ditampilkan di atas panggung di Amphitheater.